Sunday, June 20, 2010

everything need process. it's not easy like blink your eyes

gw melihat fenomena yang saat ini terjadi di generasi muda saat ini : di jaman serba canggih, semuanya serba cepat maka mereka pun terbiasa dengan hal yang instan.

adakah yang salah dengan ini? gak ada yang salah kok. gw pun terbiasa dengan segalanya serba cepat dan praktis. namun sebenarnya instan yang kayak apa yang mau gw bahas?.

tidak semua aspek hal dalam hidup ini bisa instan dan cepet layaknya mie instan. apa kalian pernah lihat bayi lahir langsung bisa jalan? anak kecil langsung bisa gunain toilet? Gak kann? disini keyword yang mau gw tekankan adalah *PROSES!

Yah proses. semuanya butuh proses. kita emang butuh yang namanya cepet dan praktis. tapi jangan sampe melupakan yang namanya proses dan hasilnya. yang terjadi di anak muda saat ini mereka hanya mau menengadahkan tangan minta dikasi uang tanpa mau mencari sendiri gimana mendapatkan uang.. nah hal-hal yang kayak gini yang patut kita waspadai.. mau jadi apa generasi pemimpin di Indonesia kalo pemudanya masih minta disuapin tanpa mau berusaha?

Yang perlu diperhatikan disini adalah. apa yang kita inginkan gak semudah apa yang kita pikirkan.. misalnya lo mau dapet peserta banyak.. yahh lo promosi donk ke sekolah2 yang menjadi target audience tema acara lo. emangnya peserta langsung berbondong-bondong dateng sendiri ke acara lo? gak kann?

gw miris banget ngeliatnya.. mau dibawa kemana indonesia kita ini nantinya? kalo dari hal kecil aja kita gak berusaha mengubahnya. dari diri kita sendiri : berpikir lebih dewasa dan lebih mementingkan proses dibandingkan minta yang jadi.

memangnya kalo kita sebagai pemuda terbiasa dengan minta yang jadi? terus apa learningnya buat diri kita? bayi pun yang pengen bisa belajar jalan mesti jatuh bangun pada awalnya supaya dia bisa jalan dengan tegak?

mulai saat ini dan detik ini ayo kita sebagai pemuda ubah paradigma kita. kita memang hidup dalam jaman serba cepat dan praktis? tapi kita tidak boleh melupakan pentingnya prosesnya itu sendiri kan?


0 comments: